Social Items

- Happy Eid Al-Fitri -   

Pengenalan


Bagaimana cara mengganti domain tanpa mempengaruhi traffic blog? Pertanyaan ini pernah muncul saat saya ingin menggunakan domain baru.

Sebenarnya mengganti domain yang sekaligus adalah alamat blog sangat tidak direkomendasikan, mengingat resikonya yaitu kehilangan traffic blog yang sudah susah payah kita bangun.

Alasan Ganti Domain


Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan kenapa seseorang mengganti domain blognya, yang paling umum yaitu karena domain sudah tidak cocok lagi dengan isi blognya, ada juga yang sudah bosan dengan domain lamanya. 

Kalau ditanya apa alasan saya mengganti domain, jawabannya simpel, yaitu ingin memiliki domain yang lebih terlihat personal, karena blog ini merupakan blog pribadi jadi tidak ada salahnya.

Jadi sebelum mengganti domain harus dipertimbangkan secara matang-matang, pergantian domain tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Pikirkan bagaimana perkembangan blog dengan domain baru yang kamu pilih. 

Solusi Ganti Domain


Untuk masalah kehilangan traffic, ternyata ada solusinya kok. Walaupun tidak mempertahankan 100 persen dari traffic sebelumnya, kamu bisa mempertimbangkan tips berikut.

Umumkan Pergantian Domain pada Pembaca


Merupakan langkah awal yang bisa dilakukan sebelum proses pergantian domain, yaitu memberitahu pembaca bahwa blogmu akan berpindah ke domain baru. Ini akan sangat membantu returning visitor saat mereka kembali membuka blogmu secara direct atau langsung dengan url.

Untuk mengumumkan pergantian domain, kamu bisa memanfaatkan banner yang berisi informasi bahwa blogmu akan berganti domain, sertakan nama domain baru yang telah dipersiapkan dan kapan mulai berlakunya.

Pasang banner tersebut layaknya memasang iklan, ditempat yang mudah dilihat oleh pembaca. Selain banner kamu juga bisa memanfaatkan iklan pop up yang muncul saat pembaca membuka blogmu. Lakukan langkah ini beberapa hari sebelum proses pemasangan domain.

Pasang Domain Baru sebelum Domain lama Expired


Jangan sampai domain baru dipasang setelah domain lama habis masa berlakunya, karena ini akan mengakibatkan blogmu tidak bisa terbuka selama beberapa saat.

Jika pembaca mengetahui bahwa blogmu tidak bisa terbuka, mereka akan bingung dan mengira blog sudah tidak aktif lagi, kemungkinan teburuknya mereka tidak pernah membuka blogmu lagi dimasa mendatang.

Sebaiknya pasanglah domain baru minimal satu bulan sebelum domain lama expired, karena dalam waktu minimal satu bulan tersebut kamu bisa memanfaatkan domain lama untuk mengarahkan pembaca ke domain baru.

Siapkan Blog Pengumpan untuk Redirect


Inilah proses dimana domain lama dapat digunakan untuk redirect ke domain baru, tentunya sampai domain lama expired. Lebih jelasnya, jika pengunjung membuka blogmu menggunakan domain lama, maka mereka akan otomatis teralihkan ke domain baru.

Mungkin ini adalah langkah yang paling efisien untuk mempertahankan traffic, karena dari manapun url blog lamamu di klik, maka yang terbuka adalah url atau domain baru. Lagi pula url lama masih tetap terindeks di Google selama beberapa waktu.

Untuk melakukan redirect domain lama ke domain baru, kamu harus menyiapkan blog lain (pengumpan) yang sudah disambungkan dengan domain lamamu, setelah itu silahkan lakukan langkah dibawah ini.

Opsional: Lakukan backup artikel blog dengan cara export blog, lalu pada blog pengumpan lakukan impor blog.

Masuk ke halaman Blogger, buka menu Tema lalu klik Edit HTML. Letakan kode berikut di antara kode <head> dan </head>

<script type='text/javascript'>
 var d='<data:blog.url/>';
 d=d.replace(/.*\/\/[^\/]*/, '');
 location.href = 'http://domainbaru.com';
 </script>

Ganti url yang ditandai merah dengan alamat domain baru, setelah itu klik Simpan

Langsung Lakukan Inspeksi URL

Karena url blog lama akan mengalami penurunan rangking terhadap search engine, artinya keberadaan url lama di search engine akan hilang. Maka segera lakukan pengindeksan artikel kembali dengan url baru.

Lakukan inspeksi url sebanyak mungkin sembari menunggu sitemap.xml terbaca oleh Google Search Console. Dengan begitu url baru diharapkan dapat kembali bersaing dan mendapat rangking yang baik di Google.


Demikianlah Tips Ganti Domain Tanpa Kehilangan Trafic di Blogger. Semoga bermanfaat dan berhasil dalam mempertahankan traffic blog kamu.

Tips Ganti Domain Tanpa Kehilangan Traffic di Blogger

Pengenalan


Bagaimana cara mengganti domain tanpa mempengaruhi traffic blog? Pertanyaan ini pernah muncul saat saya ingin menggunakan domain baru.

Sebenarnya mengganti domain yang sekaligus adalah alamat blog sangat tidak direkomendasikan, mengingat resikonya yaitu kehilangan traffic blog yang sudah susah payah kita bangun.

Alasan Ganti Domain


Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan kenapa seseorang mengganti domain blognya, yang paling umum yaitu karena domain sudah tidak cocok lagi dengan isi blognya, ada juga yang sudah bosan dengan domain lamanya. 

Kalau ditanya apa alasan saya mengganti domain, jawabannya simpel, yaitu ingin memiliki domain yang lebih terlihat personal, karena blog ini merupakan blog pribadi jadi tidak ada salahnya.

Jadi sebelum mengganti domain harus dipertimbangkan secara matang-matang, pergantian domain tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Pikirkan bagaimana perkembangan blog dengan domain baru yang kamu pilih. 

Solusi Ganti Domain


Untuk masalah kehilangan traffic, ternyata ada solusinya kok. Walaupun tidak mempertahankan 100 persen dari traffic sebelumnya, kamu bisa mempertimbangkan tips berikut.

Umumkan Pergantian Domain pada Pembaca


Merupakan langkah awal yang bisa dilakukan sebelum proses pergantian domain, yaitu memberitahu pembaca bahwa blogmu akan berpindah ke domain baru. Ini akan sangat membantu returning visitor saat mereka kembali membuka blogmu secara direct atau langsung dengan url.

Untuk mengumumkan pergantian domain, kamu bisa memanfaatkan banner yang berisi informasi bahwa blogmu akan berganti domain, sertakan nama domain baru yang telah dipersiapkan dan kapan mulai berlakunya.

Pasang banner tersebut layaknya memasang iklan, ditempat yang mudah dilihat oleh pembaca. Selain banner kamu juga bisa memanfaatkan iklan pop up yang muncul saat pembaca membuka blogmu. Lakukan langkah ini beberapa hari sebelum proses pemasangan domain.

Pasang Domain Baru sebelum Domain lama Expired


Jangan sampai domain baru dipasang setelah domain lama habis masa berlakunya, karena ini akan mengakibatkan blogmu tidak bisa terbuka selama beberapa saat.

Jika pembaca mengetahui bahwa blogmu tidak bisa terbuka, mereka akan bingung dan mengira blog sudah tidak aktif lagi, kemungkinan teburuknya mereka tidak pernah membuka blogmu lagi dimasa mendatang.

Sebaiknya pasanglah domain baru minimal satu bulan sebelum domain lama expired, karena dalam waktu minimal satu bulan tersebut kamu bisa memanfaatkan domain lama untuk mengarahkan pembaca ke domain baru.

Siapkan Blog Pengumpan untuk Redirect


Inilah proses dimana domain lama dapat digunakan untuk redirect ke domain baru, tentunya sampai domain lama expired. Lebih jelasnya, jika pengunjung membuka blogmu menggunakan domain lama, maka mereka akan otomatis teralihkan ke domain baru.

Mungkin ini adalah langkah yang paling efisien untuk mempertahankan traffic, karena dari manapun url blog lamamu di klik, maka yang terbuka adalah url atau domain baru. Lagi pula url lama masih tetap terindeks di Google selama beberapa waktu.

Untuk melakukan redirect domain lama ke domain baru, kamu harus menyiapkan blog lain (pengumpan) yang sudah disambungkan dengan domain lamamu, setelah itu silahkan lakukan langkah dibawah ini.

Opsional: Lakukan backup artikel blog dengan cara export blog, lalu pada blog pengumpan lakukan impor blog.

Masuk ke halaman Blogger, buka menu Tema lalu klik Edit HTML. Letakan kode berikut di antara kode <head> dan </head>

<script type='text/javascript'>
 var d='<data:blog.url/>';
 d=d.replace(/.*\/\/[^\/]*/, '');
 location.href = 'http://domainbaru.com';
 </script>

Ganti url yang ditandai merah dengan alamat domain baru, setelah itu klik Simpan

Langsung Lakukan Inspeksi URL

Karena url blog lama akan mengalami penurunan rangking terhadap search engine, artinya keberadaan url lama di search engine akan hilang. Maka segera lakukan pengindeksan artikel kembali dengan url baru.

Lakukan inspeksi url sebanyak mungkin sembari menunggu sitemap.xml terbaca oleh Google Search Console. Dengan begitu url baru diharapkan dapat kembali bersaing dan mendapat rangking yang baik di Google.


Demikianlah Tips Ganti Domain Tanpa Kehilangan Trafic di Blogger. Semoga bermanfaat dan berhasil dalam mempertahankan traffic blog kamu.

Subscribe Our Newsletter

Notifications

Disqus Logo