Social Items

- Happy Eid Al-Fitri -   

Salah satu dari sekian banyak cara untuk mendapatkan kembali trafik dari pembaca yang sebelumnya pernah berkunjung di blog adalah dengan memasang sebuah subscribe box atau kotak langganan.

Fungsi dari subscribe ini untuk mendapatkan pengunjung tetap pada setiap postingan baru kamu, sehingga blog akan mendapatkan jumlah pengunjung yang terus bertambah nantinya dengan semakin banyaknya pelanggan.

Subscribe box bekerja seperti layaknya tombol subscribe di Youtube, tetapi bedanya untuk blog dan website ini pengunjung diharuskan untuk mengisi akun email pada kolom subscribe box. Sehingga apabila seseorang sudah mengisi email dan berlangganan, mereka bisa mendapatkan notifikasi dari email tentang adanya artikel baru yang bisa dibaca.

Kotak langganan ini memadukan script css, html serta ID Feedburner. Perhatikan baik baik untuk panduannya agar kamu lebih mudah dan berhasil untuk membuat subscribe box ini untuk diterapkan di blog kamu.

Pertama, buka Blogger kemudian perhatikan di bagian menu kiri klik Tema dan pilih Edit HTML

Kemudian memasang script CSS untuk membuat tampilan lebih menarik, letakkan kode berikut ini dibagian atas kode ]]></b:skin> atau </style>, gunakan kolom pencarian script agar lebih mudah (Ctrl + F)

/* Footer Subscribe Box */
#na-wrapper{background:#fff;width:100%;border-top:1px solid rgba(0,0,0,0.08)}
.invertsubs-content{max-width:970px;margin:0 auto;overflow:hidden;padding:0;position:relative}
#invertsubs-subs{text-align:center;text-transform:uppercase;width:100%;height:auto;border-radius:2px;padding:0}
#invertsubs-subs .emailfield form.invertsubs-form{position:relative;margin:0 auto 40px auto;overflow:hidden;width:65%}
#invertsubs-subs p{color:#888;padding:40px 20px 20px 20px;margin:0;overflow:hidden}
#invertsubs-subs .emailfield{padding:0 20px 10px}
#invertsubs-subs .emailfield input{width:100%;color:#888;padding:15px;font-size:13px;border:1px solid rgba(0,0,0,0.1);background:rgba(255,255,255,1)}
#invertsubs-subs .emailfield input:focus{color:#000;outline:0}
#invertsubs-subs .emailfield input::-webkit-input-placeholder{color:#888}
#invertsubs-subs .emailfield input::-moz-placeholder{color:#888}
#invertsubs-subs .emailfield input:-ms-input-placeholder{color:#888}
#invertsubs-subs .emailfield input:-moz-placeholder{color:#888}
#invertsubs-subs .emailfield .submitbutton{display:inline-block;position:absolute;right:0;top:0;background:#20b1d6;color:rgba(255,255,255,1);text-transform:uppercase;border:0;outline:0;cursor:pointer;width:20%;border-radius:0;transition:all .1s}
#invertsubs-subs .emailfield .submitbutton:active{border:0;outline:0}
#invertsubs-subs .emailfield .submitbutton:hover{background:#2f2f2f;color:rgba(255,255,255,1);box-shadow:0 10px 20px -10px rgba(0,0,0,0.1)}
@media screen and (max-width:768px){
#invertsubs-subs .emailfield form.invertsubs-form{width:95%}#invertsubs-subs .emailfield .submitbutton{width:auto}}

Selanjutnya letakkan kode HTML berikut ini didalam class footer atau di atas </body>  karena subscribe box akan dipasang di bagian footer.

<div class='invertsubs-content'>
<div id='invertsubs-subs'>
<p>Subscribe Our Newsletter</p> 
<div class='emailfield'>
<form action='https://feedburner.google.com/fb/a/mailverify' class='invertsubs-form' method='post' novalidate='' onsubmit='window.open(&apos;http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=Iniesa&apos;, &apos;popupwindow&apos;, &apos;scrollbars=yes,width=550,height=520&apos;);return true' target='popupwindow'>
  <input name='email' placeholder='Your email address' title='Email' type='text'/>
  <input name='uri' type='hidden' value='Iniesa'/>
  <input name='loc' type='hidden' value='en_US'/>
  <input class='submitbutton' type='submit' value='Subscribe'/>
</form>
</div></div></div>

Ganti Kode Feedburner yang ditandai merah menggunakan ID Feedburner kamu. ID Feedburner bisa didapatkan dengan cara mendaftarkan blog ke Google Feedburner terlebih dahulu.

Sekarang simpan perubahan templatenya, hasilnya seperti ini. Selamat kamu sudah menambahkan subscribe box di blog.


Demikian informasi tentang cara membuat subscribe box di footer blog ini semoga bisa membantu kamu memasang kotak langganan di blog dengan mudah dan cepat. Sekarang kamu bisa mengajak para pengunjung blog kamu untuk berlangganan gratis dan akan mendapatkan informasi terbaru langsung ke akun email mereka.

Cara Membuat Widget Subscribe Box Responsive di Footer

Salah satu tantangan atau masalah yang berpotensi dihadapi oleh seorang penulis adalah plagiarisme, tidak terkecuali seorang blogger yang mempublikasikan tulisannya di media online.

Plagiarisme dilakukan oleh oknum dengan mengambil konten orang lain tanpa izin atau bahasa lainnya yaitu melakukan copy paste, kemudian oknum tersebut akan menyalahgunakan konten yang telah Ia ambil untuk dipublikasikan kembali dan menyatakan bahwa konten tersebut adalah miliknya.

Bayangkan jika kamu sudah susah payah menulis artikel namun akhirnya ada orang lain yang mempublikasikannya lagi tanpa izin, tentu akan sangat menjengkelkan. Belum lagi ada banyak dampak negatif yang akan kamu terima nantinya.

Sekarang yang harus dilakukan yaitu membuat atau mencegah agar artikel blog tidak bisa di copy paste tangan-tangan jahil diluar sana, cukup menerapkan 3 Cara Jitu Mengamankan Artikel Blog dari Copy Paste berikut ini.

Disable Select atau Blok


Dengan cara ini tidak ada lagi yang bisa menyeleksi teks di blog kamu, pada dasarnya copy paste tidak bisa dilakukan tanpa adanya proses seleksi terlebih dahulu.

Buka edit HTML, lalu tambahkan kode berikut di dalam class body (tidak perlu menghapus kode yang sudah ada sebelumnya)

-moz-user-select:none;-ms-user-select:none;-webkit-user-select:none;-khtml-user-select:none

Contohnya akan menjadi seperti ini

body{background:#f0f0f0;font-family:'Lato',sans-serif;font-size:16px;font-weight:400;text-align:left;color:#000;margin:0;padding:0;line-height:normal;
-moz-user-select:none;-ms-user-select:none;-webkit-user-select:none;-khtml-user-select:none}

Setelah itu klik simpan, sekarang seluruh teks pada blog tidak bisa terseleksi

Disable CTRL+P


Walaupun sudah tidak bisa di select, namun seseorang masih bisa klik kanan > print (CTRL+P). Kalau sudah begini artikel masih sangat mungkin di copy paste, untuk melakukan disable CTRL+P lakukan cara dibawah ini.

Buka edit HTML, letakan kode css berikut tepat di atas <head>

<style media="print" type="text/css">
    * { display: none; }
</style>

Selanjutnya klik simpan, buka blog lalu tekan CTRL+P. Maka dokumen akan kosong seperti ini

Disable Klik Kanan


Sebenarnya kedua cara diatas sudah cukup, namun jika dirasa kurang, kamu bisa menonaktifkan klik kanan pada blog. Nantinya jika seseorang malakukan klik kanan diblogmu, akan muncul popup peringatan.

Buka edit HTML, lalu paste dan letakan kode javascript ini tepat diatas </head>

<script type="text/javascript">
//<![CDATA[
// Inspect
var message="Maaf jangan klik kanan gan";function clickIE4(){if(2==event.button)return alert(message),!1}function clickNS4(e){if((document.layers||document.getElementById&&!document.all)&&(2==e.which||3==e.which))return alert(message),!1}document.layers?(document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN),document.onmousedown=clickNS4):document.all&&!document.getElementById&&(document.onmousedown=clickIE4),document.oncontextmenu=new Function("alert(message);return false");
!function t(){try{!function t(n){1===(""+n/n).length&&0!==n||function(){}.constructor("debugger")(),t(++n)}(0)}catch(n){setTimeout(t,5e3)}}();
shortcut={all_shortcuts:{},add:function(e,t,a){var o={type:"keydown",propagate:!1,disable_in_input:!1,target:document,keycode:!1};if(a)for(var r in o)void 0===a[r]&&(a[r]=o[r]);else a=o;o=a.target,"string"==typeof a.target&&(o=document.getElementById(a.target)),e=e.toLowerCase(),r=function(o){var r;if((o=o||window.event,a.disable_in_input)&&(o.target?r=o.target:o.srcElement&&(r=o.srcElement),3==r.nodeType&&(r=r.parentNode),"INPUT"==r.tagName||"TEXTAREA"==r.tagName))return;o.keyCode?code=o.keyCode:o.which&&(code=o.which),r=String.fromCharCode(code).toLowerCase(),188==code&&(r=","),190==code&&(r=".");var n=e.split("+"),c=0,l={"`":"~",1:"!",2:"@",3:"#",4:"$",5:"%",6:"^",7:"&",8:"*",9:"(",0:")","-":"_","=":"+",";":":","'":'"',",":"<",".":">","/":"?","\\":"|"},s={esc:27,escape:27,tab:9,space:32,return:13,enter:13,backspace:8,scrolllock:145,scroll_lock:145,scroll:145,capslock:20,caps_lock:20,caps:20,numlock:144,num_lock:144,num:144,pause:19,break:19,insert:45,home:36,delete:46,end:35,pageup:33,page_up:33,pu:33,pagedown:34,page_down:34,pd:34,left:37,up:38,right:39,down:40,f1:112,f2:113,f3:114,f4:115,f5:116,f6:117,f7:118,f8:119,f9:120,f10:121,f11:122,f12:123},i=!1,d=!1,p=!1,u=!1,h=!1,f=!1,g=!1,v=!1;o.ctrlKey&&(u=!0),o.shiftKey&&(d=!0),o.altKey&&(f=!0),o.metaKey&&(v=!0);for(var y=0;k=n[y],y<n.length;y++)"ctrl"==k||"control"==k?(c++,p=!0):"shift"==k?(c++,i=!0):"alt"==k?(c++,h=!0):"meta"==k?(c++,g=!0):1<k.length?s[k]==code&&c++:a.keycode?a.keycode==code&&c++:r==k?c++:l[r]&&o.shiftKey&&(r=l[r],r==k&&c++);if(c==n.length&&u==p&&d==i&&f==h&&v==g&&(t(o),!a.propagate))return o.cancelBubble=!0,o.returnValue=!1,o.stopPropagation&&(o.stopPropagation(),o.preventDefault()),!1},this.all_shortcuts[e]={callback:r,target:o,event:a.type},o.addEventListener?o.addEventListener(a.type,r,!1):o.attachEvent?o.attachEvent("on"+a.type,r):o["on"+a.type]=r},remove:function(e){e=e.toLowerCase();var t=this.all_shortcuts[e];if(delete this.all_shortcuts[e],t){e=t.event;var a=t.target;t=t.callback;a.detachEvent?a.detachEvent("on"+e,t):a.removeEventListener?a.removeEventListener(e,t,!1):a["on"+e]=!1}}},shortcut.add("Ctrl+U",function(){alert("Cmon, you better than this")}),shortcut.add("Meta+Alt+U",function(){alert("This is joke right?")}),shortcut.add("Ctrl+C",function(){alert("Wow, amazing!")}),shortcut.add("Meta+C",function(){alert("This is joke right?")});
//]]>
</script>

Klik simpan dan cobalah lakukan klik kanan di blogmu

Beberapa script di atas saya dapatkan saat sedang berkunjung di situs Stack Overflow, sudah lama saya gunakan dan rasanya cukup efektif untuk mencegah copy paste. Sekian tutorial tentang  3 Cara Jitu Mengamankan Artikel Blog dari Copy Paste terimakasih telah membaca.

3 Cara Jitu Mengamankan Artikel Blog dari Copy Paste

Membuat animasi di blog kini sudah bisa dilakukan hanya dengan CSS, walaupun hanya sebatas menampilkan animasi perpaduan warna. Namun ini sudah jauh lebih baik dari pada menggunakan javascript yang terkenal lebih berat.

Animasi warna gradient akan membuat tampilan blogmu terlihat lebih colorfull, perpaduan warna yang ditampilkan tidak akan membuat pembaca bosan untuk melihatnya.

Kamu juga dapat menerapkannya di manapun di dalam blog, dari header sampai footer sesuai keperluan dan selera. Untuk cara pemasangannya silahkan ikuti langkah dibawah ini.

Buka Blogger - pilih menu Tema lalu klik Edit HTML. Selanjutnya letakan kode berikut ini di dalam kode class pilihan (class dimana kamu ingin meletakan animasi warna gradient)

background:linear-gradient(to right)

Kode yang ditandai merah untuk menentukan arah gerak animasi

Misalnya saya ingin meletakannya pada class .header-top-menu maka akan menjadi seperti berikut

.header-top-menu{background:linear-gradient(to right);display:block;height:52px;line-height:52px}

Selanjutnya salin dan letakan kode berikut tepat sebelum </head>

<style type='text/css'>
.header-top-menu{background:linear-gradient(-50deg,#ee5952,#ea3a7e,#20aadb,#23e0b3);background-size:320% 200%;-webkit-animation:Gradient 15s ease infinite;-moz-animation:Gradient 15s ease infinite;animation:Gradient 15s ease infinite}@-webkit-keyframes 
Gradient{0%{background-position:0 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0 50%}}@-moz-keyframes 
Gradient{0%{background-position:0 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0 50%}}@keyframes 
Gradient{0%{background-position:0 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0 50%}}
</style>

Ganti kode yang ditandai merah dengan kode class pilihan. Kode yang ditandai biru dapat diubah untuk membuat komposisi warna yang sesuai selera

Setelah itu klik simpan dan lihat hasilnya. Sebagai contoh blog ini sendiri sudah menggunakan animasi warna gradient pada menu navigasi halaman dan sidebar.

Cara Membuat Animasi Warna Gradient dengan CSS

Pengenalan


Bagaimana cara mengganti domain tanpa mempengaruhi traffic blog? Pertanyaan ini pernah muncul saat saya ingin menggunakan domain baru.

Sebenarnya mengganti domain yang sekaligus adalah alamat blog sangat tidak direkomendasikan, mengingat resikonya yaitu kehilangan traffic blog yang sudah susah payah kita bangun.

Alasan Ganti Domain


Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan kenapa seseorang mengganti domain blognya, yang paling umum yaitu karena domain sudah tidak cocok lagi dengan isi blognya, ada juga yang sudah bosan dengan domain lamanya. 

Kalau ditanya apa alasan saya mengganti domain, jawabannya simpel, yaitu ingin memiliki domain yang lebih terlihat personal, karena blog ini merupakan blog pribadi jadi tidak ada salahnya.

Jadi sebelum mengganti domain harus dipertimbangkan secara matang-matang, pergantian domain tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. Pikirkan bagaimana perkembangan blog dengan domain baru yang kamu pilih. 

Solusi Ganti Domain


Untuk masalah kehilangan traffic, ternyata ada solusinya kok. Walaupun tidak mempertahankan 100 persen dari traffic sebelumnya, kamu bisa mempertimbangkan tips berikut.

Umumkan Pergantian Domain pada Pembaca


Merupakan langkah awal yang bisa dilakukan sebelum proses pergantian domain, yaitu memberitahu pembaca bahwa blogmu akan berpindah ke domain baru. Ini akan sangat membantu returning visitor saat mereka kembali membuka blogmu secara direct atau langsung dengan url.

Untuk mengumumkan pergantian domain, kamu bisa memanfaatkan banner yang berisi informasi bahwa blogmu akan berganti domain, sertakan nama domain baru yang telah dipersiapkan dan kapan mulai berlakunya.

Pasang banner tersebut layaknya memasang iklan, ditempat yang mudah dilihat oleh pembaca. Selain banner kamu juga bisa memanfaatkan iklan pop up yang muncul saat pembaca membuka blogmu. Lakukan langkah ini beberapa hari sebelum proses pemasangan domain.

Pasang Domain Baru sebelum Domain lama Expired


Jangan sampai domain baru dipasang setelah domain lama habis masa berlakunya, karena ini akan mengakibatkan blogmu tidak bisa terbuka selama beberapa saat.

Jika pembaca mengetahui bahwa blogmu tidak bisa terbuka, mereka akan bingung dan mengira blog sudah tidak aktif lagi, kemungkinan teburuknya mereka tidak pernah membuka blogmu lagi dimasa mendatang.

Sebaiknya pasanglah domain baru minimal satu bulan sebelum domain lama expired, karena dalam waktu minimal satu bulan tersebut kamu bisa memanfaatkan domain lama untuk mengarahkan pembaca ke domain baru.

Siapkan Blog Pengumpan untuk Redirect


Inilah proses dimana domain lama dapat digunakan untuk redirect ke domain baru, tentunya sampai domain lama expired. Lebih jelasnya, jika pengunjung membuka blogmu menggunakan domain lama, maka mereka akan otomatis teralihkan ke domain baru.

Mungkin ini adalah langkah yang paling efisien untuk mempertahankan traffic, karena dari manapun url blog lamamu di klik, maka yang terbuka adalah url atau domain baru. Lagi pula url lama masih tetap terindeks di Google selama beberapa waktu.

Untuk melakukan redirect domain lama ke domain baru, kamu harus menyiapkan blog lain (pengumpan) yang sudah disambungkan dengan domain lamamu, setelah itu silahkan lakukan langkah dibawah ini.

Opsional: Lakukan backup artikel blog dengan cara export blog, lalu pada blog pengumpan lakukan impor blog.

Masuk ke halaman Blogger, buka menu Tema lalu klik Edit HTML. Letakan kode berikut di antara kode <head> dan </head>

<script type='text/javascript'>
 var d='<data:blog.url/>';
 d=d.replace(/.*\/\/[^\/]*/, '');
 location.href = 'http://domainbaru.com';
 </script>

Ganti url yang ditandai merah dengan alamat domain baru, setelah itu klik Simpan

Langsung Lakukan Inspeksi URL

Karena url blog lama akan mengalami penurunan rangking terhadap search engine, artinya keberadaan url lama di search engine akan hilang. Maka segera lakukan pengindeksan artikel kembali dengan url baru.

Lakukan inspeksi url sebanyak mungkin sembari menunggu sitemap.xml terbaca oleh Google Search Console. Dengan begitu url baru diharapkan dapat kembali bersaing dan mendapat rangking yang baik di Google.


Demikianlah Tips Ganti Domain Tanpa Kehilangan Trafic di Blogger. Semoga bermanfaat dan berhasil dalam mempertahankan traffic blog kamu.

Tips Ganti Domain Tanpa Kehilangan Traffic di Blogger

Jika blog mengunakan sistem disqus, maka semua data komentar akan tersimpan pada akun Disqus yang didaftarkan.

Maka dari itu, ada satu masalah yang akan muncul saat domain blog diganti, yaitu hilangnya semua komentar yang di blog. Walaupun nama dan url blog pada akun disqus telah diganti, tetap saja komentar belom bisa muncul.

Sebenarnya komentar tersebut tidak hilang, semua masih tersimpan di dalam akun Disqus, hanya saja kita perlu melakukan yang namanya Domain Migration, yaitu proses transfer komentar dari domain lama ke domain baru.

Pertama, silahkan buka admin disqus lalu pilih blog yang dimaksud

Selanjutnya pilih menu Settings

Pada tab General, klik ikon tanda tanya disebelah Website URL lalu klik Learn how

Setelah itu klik Start Domain Migration Tool

Selanjutnya muncul informasi komentar yang akan di transfer, klik next step untuk melanjutkan

Sekarang isi alamat Domain baru pada kotak yang tersedia, jangan lupa klik next step

Mungkin ada langkah terakhir yaitu melakukan Confirm Migration, selanjutnya tinggal menunggu sampai komentar muncul kembali pada blog yang dimaksud. Sekian dan terimakasih.

Mengatasi Komentar Disqus yang Hilang setelah Ganti Domain

Page Size merupakan salah satu faktor yang sangat signifikan pengaruhnya terhadap kecepatan loading suatu blog. Jika blog memiliki page size yang terlalu besar, maka proses pemuatan halaman akan semakin lama dan kuota data yang terpakai bisa terlalu banyak.

Sama kasusnya seperti pada saat kita mengunduh file, makin besar ukurannya maka waktu unduhnya juga semakin lama. Jangan biarkan ini terjadi pada blog yang kita kelola.

Kebanyakan blog memiliki page size sebesar 2MB, namun sebenarnya lebih ideal jika page size rata-ratanya sebesar 1MB sehingga loading blog dapat berlangsung cepat.

Untuk mengetahui berapa page size dari halaman blog, gunakanlah GT Metrix. Selain menampilkan skor kecepatan blog, GT Metrix juga menyertakan total page size dari blog yang di cek.

Cara Cek Page Size


1. Buka GT Metrix, masukan alamat blog yang ingin dicek, klik Test your site, lalu tunggu beberapa menit 

2. Setelah selesai, total page size akan langsung muncul pada bagian Page Details

Cara Mengurangi Page Size


Cukup melakukan beberapa langkah mudah seperti berikut:

Kompres CSS dan Javascript


Walaupun hanya baris kode, CSS dan Javascript tetaplah sebuah data yang memiliki size. Untuk meminimalkan atau mengkompress kode CSS caranya sebagai berikut.

Ini adalah contoh kode CSS sebelum di kompres
body{
font-family:'Lato',sans-serif;
font-size:16px;
font-weight:400;
text-align:left
}

Setelah dikompres akan menjadi seperti ini
body{font-family:'Lato',sans-serif;font-size:16px;font-weight:400;text-align:left}

Dengan menghapus spasi dan enter serta menghilangkan komentar yang ada, CSS sudah lebih optimal. Jika kode CSS terlalu banyak kamu bisa menggunakan tools kompres CSS Minifier.

Untuk javascript kurang lebih sama, yaitu dengan meminimalkan jarak antar kode.

Kompres Gambar


Seringkali dalam penggunaan gambar di blog kita tidak memperdulikan ukuran gambarnya, padahal gambar sangat besar pengaruhnya terhadap loading dan page size blog.

Kompreslah gambar yang tadinya 100KB menjadi 50KB, yang tadinya 50KB menjadi 25KB. Makin kecil lebih baik, namun jangan sampai kualitas gambar menurun drastis.

Untuk mengetahui gambar mana saja yang harus di kompres, gunakanlah GT-Metrix.

Pada tab Page Speed, pilih Optimized Image. Maka akan ditampilkan daftar gambar yang bisa dikompres

Untuk mengkompres gambar kamu bisa menggunakan tools online yang tersedia di internet.

Gunakan Template Ringan


Menggunakan template tidak bisa sembarangan, paling tidak kamu harus tau berapa pagespeed dan page size sebelum menggunakan template yang diinginkan. 

Jangan tergiur akan fitur namun ternyata kamu tidak membutuhkannya, pilihlah yang sesuai kebutuhan.

Dalam menentukan template yang sesuai, kamu bisa mengetahui skor pagesize template pada deskripsi yang disediakan. Jika tidak ada informasi skor, kamu bisa mengecek pagesize template dari URL demonya terlebih dahulu.


Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan, gunakanlah kolom komentar untuk berdiskusi, terimakasih.

Cara Cek dan Mengurangi Page Size Blog

Dalam mengoperasikan perangkat yang menggunakan Windows 10, terkadang hal yang tidak diinginkan dapat muncul secara tiba-tiba, baik itu masalah pada software maupun pada sistemnya.

Masalah tersebut bisa disebapkan karena kesalahan kita sendiri pada saat melakukan pengaturan windows, bisa juga karena pemakaian sistem operasi sudah terlalu lama.

Setiap sistem operasi pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, kabar baiknya windows sudah dilengkapi oleh tools yang berfungsi untuk me-reset pengaturan.

Reset pengaturan windows 10 ada dua jenis, pilihlah sesuai kebutuhan antara kembali kepada pengaturan awal pabrik atau kembali pada pengaturan dengan waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga: Cara Reset Windows 7 ke Pengaturan Awal

Kembalikan ke Pengaturan pada Waktu tertentu


Mengambalikan pengaturan windows ke waktu tertentu tidak akan menghapus software dan file yang telah ada sebelum windows mengalami masalah.

1. Pada kotak search, cari dan buka tools yang bernama "Recovery"

2. Setelah itu pilih opsi Open System Restore

3. Setelah system restore terbuka, klik next

4. Sekarang centang Show more restore points, lalu tentukan restore point (pilih waktu dimana windows belum memiliki masalah), jangan lupa klik Next

5. Klik Scan for affected program jika ingin mengetahui program mana yang akan terkena dampak reset, jika tidak bisa langsung klik Finish

6. Selanjutnya klik Yes, tunggu sampai proses reset selesai dan komputer akan ter-restart. Biasanya memakan waktu sekitar 30 menit

Kembalikan ke Pengaturan Awal Pabrik


Mengambalikan ke pengaturan awal akan menghapus semua software yang ada di komputer. Windows akan kembali seperti pertama kali di Install.

1. Klik kanan pada logo start lalu pilih Settings

2. Buka menu Update and Security

3. Setelah itu pilih Recovery dan klik Get Started

4. Ada dua opsi yaitu Keep my files dan Remove everything, agar file tidak hilang pilihlah opsi pertama. Selanjutnya klik next sampai reset dimulai

5. Namun jika memilih Remove everything, akan diberi opsi lagi antara menghapus semua drive atau menghapus pada drive utama saja

6. Sekarang pilih lagi, antara hapus file saja atau hapus file dan drive sekaligus yang telah dibuat saat pertama diinstal

Setelah tombol reset di klik, tunggu sampai semuanya berhasil. Gunakanlah tools ini secara hati-hati jangan sampai salah langkah.

Cara Ampuh Reset Windows 10 ke Pengaturan Awal

Mengganti atau menambah jenis font di blog khususnya blogger itu sangat memungkinkan. Apalagi font default yang disediakan blogger terasa kurang menarik dan membosankan.

Karena kita mementingkan kenyamanan pembaca, maka gunakanlah font yang mudah dibaca dan cocok dengan template yang digunakan.

Google telah memiliki layanan yang menyediakan ratusan jenis font khusus untuk ditambahkan pada blog atau website. Tidak perlu lagi memikirkan mana font yang lebih mudah dibaca, karena semua sudah sesuai standar. Jadi tinggal pilih saja yang sesuai selera.

Mendapatkan Kode CSS dari Google Font


Gunakan Google Font untuk memilih jenis font, lalu dapatkan kode css yang nantinya akan digunakan untuk menambah font library di blog.

1. Buka fonts.google.com lalu pilih dan klik font yang diinginkan (bisa lebih dari satu)

2. Kamu juga dapat menulis kalimat sendiri untuk ditampilkan menggunakan font yang tersedia

3. Setelah memilih jenis font, sekarang tentukan gaya huruf dan ketebalan sesuai selera

4. Selanjutnya pada sidebar disebelah kanan, klik Embed

5. Pilih atau block url nya saja, lalu buka di tab baru

6. Sekarang copy semua kode css yang ditampilkan

Tips
Kompres dulu kode css nya agar tidak terlalu mempengaruhi pagespeed, caranya:

Buka aobeza.id/css-minifier lalu paste kode css tadi di kotak yang tersedia, centang opsi yang ada sesuai pada gambar. Setelah itu klik Compress CSS dan copy kembali semua kodenya.


Menambahkan Kode CSS ke Blog


Setelah mendapat kode css yang dikompres, buka Blogger lalu pilih menu Tema - Edit HTML. Paste kan kode CSS tepat sebelum kode ]]></b:skin>


Menggunakan Font yang Baru Ditambahkan


Masih di mode Edit HTML, cari kode CSS body lalu tambahkan kode font-family berikut ini didalamnya. 
font-family:'Lato',sans-serif
Ganti text yang ditandai merah dengan jenis huruf yang dipilih di Google Font

Jika didalam body sudah ada kode css, tidak perlu dihapus. Contoh hasilnya menjadi seperti ini.
body{font-family:'Lato',sans-serif;font-size:16px;font-weight:400;text-align:left}

Cara di atas akan mengganti keseluruhan font di blog. Kamu juga dapat menggunakan lebih dari satu jenis huruf yang berbeda, hanya perlu meletakan kode font-family di bagian yang diinginkan. Terimakasih

Cara Mengganti dan Menambah Font Library di Blog

Subscribe Our Newsletter